Benarkah Konsumsi Nanas Dapat Menyebabkan Keguguran

March 27, 2019
Benarkah Konsumsi Nanas Dapat Menyebabkan Keguguran


Sepanjang masa kehamilan, Anda akan mendengar banyak nasihat dan pantangan yang bermaksud baik dari teman, anggota keluarga, bahkan saat berpapasan dengan orang asing. Banyak dari informasi yang Anda terima ternyata sangat membantu. Namun, beberapa di antaranya juga terdengar meragukan, misalnya makan nanas saat hamil menyebabkan keguguran — atau persalinan  dini. Bagaimana awal mula munculnya dengan mitos tersebut, secara medis nanas mengandung enzim bromelain yang bekerja memecah protein dalam tubuh. Karena janin yang baru dikandung terdiri dari sel protein sederhana, asupan dari bromelain diduga dapat menyebabkan pendarahan dan menyebabkan keguguran. Selain itu, bromelain juga diduga merangsang leher rahim untuk melunak dan melonggar sehingga dapat memicu proses persalinan. Bromelain, dalam bentuk tablet atau kapsul suplemen, memang tidak dianjurkan untuk di konsumsi ibu selama hamil . Benar bahwa bromelain memcah protein dalam tubuh yang dapat memicu kontraksi dini dan pendarahan abnormal dan oleh karena itu akan meningkatkan risiko keguguran.

Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa dosis bromelain dalam satu buah nanas segar utuh tidak cukup tinggi untuk bertindak sebagai obat yang berdampak pada kehamilan, kandungan bromelain murni dalam buah nanas bisa mungkin memiliki efek menggugurkan kandungan, ketika seorang ibu hamil makan lebih dari 7 buah nanas segar sekaligus. Kesimpulan nya makan nanas saat hamil dalam porsi secukupnya (Tak lebih dari 3 porsi per hari) setiap minggu selama hamil, pada umumnya tidak membawa dampak buruk pada keselamatan kehamilan Anda.

Makan nanas mungkin tidak membahayakan nyawa janin atau membuat Anda masuk ke persalinan terlalu dini, tapi nanas dalam jumlah besar dapat memiliki efek tidak nyaman bagi Anda. Berhati-hatilah jika Anda memiliki perut sensitif. Asam dalam nanas dapat menyebabkan perut mulas atau refluks asam lambung. Jika Anda mengonsumsi jus nanas yang belum cukup matang, bromelain yang terkandung mungkin dapat mendatangkan efek pencahar parah, yang menyebabkan diare.
Wanita hamil yang memiliki diabetes gestasional (atau berada pada risiko tinggi) mungkin perlu berhati-hati tentang konsumsi nanas, terutama dalam bentuk jus. Jus buah adalah sumber gula alami terkonsentrasi tinggi dari buah-buahan utuh, sehingga bisa menyebabkan gula darah meningkat tajam jika dikonsumsi dalam jumlah besar dalam satu waktu. Jika Anda memiliki diabetes gestasional, Anda masih bisa minum jus nanas sebagai bagian kecil dari menu makan mengandung tinggi protein atau serat, karena dua nutrisi ini mampu mengurangi respon gula darah.

Jika Anda biasanya tidak makan nanas dan mengalami semacam reaksi alergi setelah ngemil nanas, hubungi dokter RS Columbia Asia Pulomas Gejala termasuk gatal atau bengkak di mulut Anda, reaksi kulit (merah, gatal, bengkak), asma, pilek atau hidung tersumbat. Reaksi alergi ini biasanya terjadi dalam beberapa menit setelah suapan nanas terakhir. Anda lebih mungkin untuk mengalami alergi nanas jika Anda juga memiliki alergi terhadap serbuk sari atau lateks.

Sumber:
dr. Nelson Edwin Pratama, SpOG
Rumah Sakit Columbia Asia Pulomas



Jadwal Praktek:
Senin & Jumat   : 11.00 - 14.00
Selasa & Rabu   : 09.00 - 14.00
Kamis                 : 14.00 - 19.00
Sabtu                 : 09.30 - 12.00