Penderita Maag Boleh Berpuasa?

May 24, 2018


Penyakit maag terjadi akibat peradangan yang terjadi pada lambung dan kerap menyerang pada orang yang memiliki pola makan tidak teratur. Tingkat stres yang tinggi juga bisa menjadi penyebab sakit maag. Karena itu, orang yang menderita maag wajib makan teratur dan menghindari beberapa makanan pantangan yang bisa menyebabkan peningkatan asam lambung. Lalu bagaimana jika orang yang terkena penyakit maag harus berpuasa pada bulan Ramadhan?

Cara berpuasa orang maag memang harus diperhatikan. Asalkan sakit maag yang diderita tidak terlalu kronis, penderita maag tetap boleh menjalankan puasa. Namun sebaiknya berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu agar bisa mendapat saran yang tepat selama puasa.

Berikut hal-hal yang wajib dilakukan penderita penyakit Maag selama berpuasa:
 
  1. Wajib makan sahur

    Untuk mencegah lambung dalam keadaan kosong, penderita maag yang berpuasa harus makan sahur. Makan sahur berguna untuk mempertahankan tingkat keasaman lambung dalam batas normal. Untuk yang mengonsumsi obat maag, jangan lupa untuk mengkonsumsinya setengah jam sebelum sahur.
     
  2. Segera berbuka

    Ketika datang saat berbuka, penderita maag yang puasa harus segera membatalkan puasanya. Santap minuman hangat dan manis, kemudian makan makanan ringan yang manis seperti kurma. Makanan yang manis akan mudah diserap tubuh sehingga tidak membuat asam lambung naik. Hindari berbuka puasa dengan makanan manis yang bersantan karena akan meningkatkan motilitas lambung.
     
  3. Pengaturan jarak makan saat berbuka

    Hal ini bermaksud agar dinding lambung berkontraksi dengan rileks, dan menghindari peregangan dinding lambung yang berlebihan. Beri jarak antara makanan ringan saat berbuka dengan makanan berat setelahnya (sekitar 20-30 menit).
     
  4. Jangan tidur setelah sahur

    Tidur setelah makan akan membuat sekresi asam lambung dan gerak peristaltik pankreas meningkat. Hal ini akan membuat pencernaan berjalan lebih lambat sehingga Anda akan merasa lapar ketika bangun.
     
  5. Hindari stress

    Stress dapat memacu metabolisme sehingga meningkatkan asam lambung yang menyebabkan kerusakan dinding lambung. Ketika puasa, hindari stress dengan banyak beribadah.
     
  6. Minum obat teratur

    Ketika puasa jadwal minum obat juga ikut berubah. Minumlah obat saat sahur, berbuka dan sebelum tidur. Sebaiknya konsumsilah obat maag yang tidak mengganggu fungsi ginjal.
     

Makanan dan minuman yang perlu menjadi perhatian:

  1. Hindari makanan yang banyak mengandung gas, seperti makanan berlemak tinggi, sayuran sawi dan kol, buah nangka, makanan asam (kedondong) dan minuman yang mengandung soda.
  2. Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti kopi, minuman beralkohol, anggur putih, sari buah citrus, dan susu full cream.
  3. Hindari makanan yang sulit dicerna, yang dapat memperlambat pengosongan lambung, seperti kue tart dan keju.
  4. Hindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, seperti yang mengandung cuka, pedas, merica dan bumbu yang merangsang.
  5. Hindari makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah antara lain alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak dan gorengan.
  6. Beberapa sumber karbohidrat yang perlu dihindarkan beras ketan, mie, bihun, singkong dan tales.
Itulah cara menjalankan puasa bagi penderita maag. Semoga bermanfaat dan Anda dapat menjalani puasa tanpa mengalami gangguan lambung. 
 
Sumber:
dr. Yoe Lita, SpPD
Rumah Sakit Columbia Asia Pulomas
Jl. Kayu Putih Raya No.1
Pulomas, Jakarta, Indonesia
Kode Pos 13210
Tel. +6221 2945 9999
E: customercare.pulomas@columbiaasia.com