Puasa saat Hamil, Bolehkah?

June 04, 2018


Mungkin banyak dari para ibu yang sedang mengandung memiliki pertanyaan yang demikian di dalam benak mereka. Mungkin muncul banyak kekhawatiran apakah dengan berpuasa, kebutuhan nutrisi bagi ibu dan anak yang berada dalam kandungan tercukupi dengan baik. Apakah akan menimbulkan efek bagi sang bayi? Apakah diperbolehkan puasa saat hamil?
 
Menurut dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Columbia Asia Semarang dr. Cynthia Sukotjo, Sp.OG (K), ibu hamil diperbolehkan berpuasa selama kondisi kehamilannya dalam keadaan normal. Serta tidak ada gangguan pada masa kehamilan dan berat badan pada bayi. Sebaiknya ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan tentang kondisi kehamilannya, sehingga dapat diketahui bagaimana keadaan bayi yang ada dalam kandungan, apakah memungkinkan jika sang ibu berpuasa.
 
Sebaiknya jika ibu hamil ingin berpuasa, kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi. Nutrisi yang diperlukan ibu hamil selama berpuasa adalah 2000 kalori dewasa dengan ekstra 350 kalori makanan tambahan atau setara dengan 2 gelas susu hamil. Sedangkan, untuk kebutuhan air minum selama berpuasa adalah 2 liter dengan ekstra 500 ml atau setara dengan 2 gelas air putih.
 
Pemenuhan nutrisi ibu hamil dapat dilakukan pada saat mulai berbuka, sebelum tidur, dan sahur. Begitu juga untuk kebutuhan air minum selama masa kehamilan dipenuhi pada saat berbuka hingga sebelum subuh dengan diselingi 2 gelas susu hamil. Dengan dipenuhinya kebutuhan nutrisi dan air minum selama berpuasa, maka kesehatan ibu dan bayi akan tetap terjaga.
 
Selama menjalankan puasa, sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi makanan berprotein tinggi dengan kandungan karbohidrat secukupnya. Sebaiknya ibu hamil menghindari makanan dengan kandungan lemak yang tinggi, bersantan, dan gorengan sehingga menjaga ibu hamil agar tidak mudah haus. Hindari juga makanan yang terlalu asam dan pedas karena dapat meningkatkan asam lambung.
Ibu hamil juga harus menghindari konsumsi kopi dan teh yang berlebihan. Konsumsi kopi dapat meningkatkan denyut nadi sehingga membuat ibu hamil mudah haus yang dikhawatirkan akan membatalkan puasa. Sedangkan konsumsi teh yang berlebih menyebabkan resiko anemia karena teh dapat menyebabkan penghambatan penyerapan makanan yang mengandung kalsium tinggi yang dibutuhkan selama ibu hamil.
 
Sebaiknya selama berpuasa, ibu hamil mengkonsumsi buah- buahan segar saat buka hingga sahur dan juga sayuran yang dimasak dengan cara dikukus. Selain nilai gizi yang masih terjaga, sayuran dan buah mengandung kadar air yang banyak sehingga membantu ibu hamil agar tidak mudah haus. Apabila ibu hamil ingin aneka makanan yang lebih bervariasi, dapat pula berkonsultasi dengan dokter gizi sehingga dapat diketahui kebutuhan yang diperlukan karena kondisi kehamilan yang berbeda beda.
 
Sumber:
dr. Cynthia Sukotjo, Sp.OG (K)
Rumah Sakit Columbia Asia Semarang
Jl. Siliwangi No.143
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Kode Pos 50145
Tel. +6224 762 9999
E: customercare.semarang@columbiaasia.com